and the show still go on

jadi,

2 hari yang lalu,ponakanku tersayang bertanya,

“anti, anti sekarang umurnya berapa 23 ato 24??” dan demi melihat wajah bundarnya, aku akhirnya menjawab iseng,

“anti sekarang 23 tahun, 11 bulan dan 28 hari kaka, nah 2 hari lagi baru anti 24” dan wajahnyapun semakin membulat dalam usahanya memahami jawabanku ;p

jadi inget,dulu waktu jaman lebih muda rasanya selalu euforia setiap kali menjelang hari lahir. padahal dirayain juga ga. karena aku selalu ultah pas liburan panjang kenaikan kelas, alhasil rata2 temen2 udah pada keluar kota. cuma sekali sempet agak semi dirayakan, waktu kelas 1 sma, itu juga karena kelas kami saking kompaknya dan mereka pada main aja gitu kerumah,tanpa kartu undangan, dan tanpa kue ultah ;D

baru setelah kuliah dan dapet uang bulanan, mulai ada acara kecil2an sama sahabat2 dekat, ya ga banyak cuma itu2 aja dan cuma makan ditempat yang agak “sedikit” lebih spesial.

tapi sejak ditanya ponakanku 2 hari yang lalu itu, aku jadi sedikit menyadari bahwa euforia itu sudah sangat sangat berkurang. mungkin karena sudah lebih dewasa, mungkin juga karena emang ga tradisi di keluarga, mungkin karena lagi pusing mikirin urusan ngelamar kerja,mungkin juga karena sadar diri bahwa semua sekarang sudah sangat berbeda.

maka jadilah, hari ini terlewati tetap tanpa kue ultah, syukuran,dan semua hal yang berkaitan dengan ultah.

hanya ada sedikit kemewahan dengan meminta si papah membuatkan mie rebus + telur as a birthday gift, ucapan met ultah dari temen2 di fesbuk, kedatangan Roro with her special present (tengkyu say) dan 20 menit menelepon dia. sederhana. karena memang hanya itu yang bisa kuminta.

tapi itupun aku sudah bersyukur. paling ga, tidak ada kabar tentang si papah yang masuk rumah sakit kaya 4 taun lalu.

ini hanyalah satu hari diantara 365 hari dalam setahun, menjadi istimewa karena kita lahir pada hari itu. dan ini hanya akan menjadi 24 jam teristimewa kita dalam setahun ini. disyukuri dan dinikmati saja.

dan setelah 24 jam ini habis, maka kita harus kembali lagi ke kenyataan.

karena hidup tidak akan pernah menunngu kita.

it’s not the show must go on, but more about the show still go on.

masih ada hari2 yang harus dilalui. dan karena saya sudah terlambat dari target, maka sekarang harus mulai balik fokus lagi ke tujuan semula. harus lebih pandai bersabar dan bersyukur, toh semua demi hidup di suatu masa yang akan datang.

dan seandainya aku bisa meminta, aku ingin meminta dimaafkan semua kesalahanku sebelum dan yang akan mungkin kulakukan sama teman2 semua.

terimakasih sudah menemani sekian lama dan terus membahagiakanku dengan kehadiran kalian.

(^ ^)

*semoga selalu menjadi hamba yang pandai bersyukur kepadaNya…

Iklan

2 thoughts on “and the show still go on

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s