gamang

bwat orang yang pernah tinggal di jogja, pasti tau yang namanya selokan mataram. selokan ini bisa dibilang cukup terkenal juga di jogja. bahkan kadang dijadikan satu acuan untuk menuju ke suatu tempat. karena di samping selokan mataram ini ada jalan yang bisa dilalui dan itu cukup menyingkat waktu perjalanan. salah satunya adalah jalan yang menuju ke arah seturan dari jalan gejayan (jalan affandi sekarang). dan jujur setiap kali lewat situ aku selalu gamang, mungkin karena aku ga bisa berenang, jadi suka agak phobia kalo lewat situ, takut kalo2 terperosok ke selokan apalagi kalo lagi naik motor ;D

bicara soal selokan, dulu waktu aku masih kecil pernah ada satu kejadian yang melegenda banget di keluargaku. yaitu kejadian aku jatuh ke dalam got a.k.a selokan ;p

waktu itu masih sd kayanya. dan semua berawal oleh rasa penasaranku atas bibir selokan yang disemen di depan rumah. bibir selokan itu sempit pastinya. dibatasi oleh pagar dan sejumput halaman rumput yang dibatasi oleh trotoar. dan tempat itu sebetulnya sama sekali bukan tempat yang layak untuk dipakai sebagai jalur jalan. karena jelas didepan trotoar ada jalan yang cukup luas untuk dilalui dan bahkan cukup untuk lewat 2 buah mobil yang berpapasan.

tapi ya,, namanya juga anak2,, semakin sulit,, semakin menantang rasanya. apalagi beberapa temen2 main sering juga ada yang lewat situ. maka semakin penasaranlah diriku saat itu. waktu itu si mamah yang sudah melihat gelagat ga baik dari anaknya ini sudah dengan tegas mengingatkanku untuk tidak melakukan tindakan yang mengancam keamanan tersebut bahkan melarangku untuk dekat2 dengan selokan.

dan semua itu malah semakin membuatku merasa tertantang sampai akhirnya pada suatu hari aku memutuskan untuk : BERJALAN DI BIBIR SELOKAN!! ;p

langkah2 awal terasa sangat luar biasa dan aku mulai merasa pede, ternyata semua tidak semengerikan yang kubayangkan. dan tepat saat aku berpikir begitu,, saat itu juga LANGSUNG aku kepleset dan masuk ke selokan!!

si mamah yang ngedenger tangisanku waktu itu langsung ngangkut aku sambil ngomel2. dan hari itu aku langsung dapet kehormatan bwat mandi di WC!! (fyi: dulu di rumah dinas yang sebelumnya KM dan WC terletak dalam dua ruangan yang berbeda.) ;D dan kejadian ini selalu diceritakan kembali berulang2 sama kami berdua kalo kami sedang membahas kekeraskepalaanku hehe..

dan setelah hari itu apakah aku sudah trauma dan tidak mau jalan lagi di bibir selokan itu??nope! sama sekali tidak saudara2!!;D i still doin’ that thing!but with more carefull of course.

inti dari cerita ini adalah, sejak kejadian itu aku belajar untuk lebih berhati2 dalam berjalan. tidak hanya sekedar berjalan di bibir selokan, tapi juga dalam menghadapi persoalan sehari2. jika aku merasa jalan yang akan kulalui akan beresiko, maka aku akan menganalisanya terlebih dahulu. apa saja yang kubutuhkan untuk melewati jalan itu? perlukah aku melalui jalan itu? ato harus kutinggalkan saja? (makanya meta bilang aku orang yang selalu cari aman ;p) apa saja yang harus kuperhatikan? dan tetap berjalan dengan penuh kewaspadaan. meskipun pada akhirnya aku tetap terperosok, tapi paling tidak, kejadian itu kuusahakan untuk tidak terulang untuk selanjutnya.

salah satu hal yang sedang kujalani sekarang, tau2 aja mengingatkan aku akan kejadian terperosok dalam selokan ini. meskipun aku sudah memikirkannya bener2, sudah kuterima semua konsekuensinya dan aku jalani dengan penuh kesadaran, tetap saja, kadang rasa gamang itu masih juga muncul. kalo dibilang butuh diyakinkan, kurang apalagi? semua sudah sampai batas maksimalnya. mau dilepaskan tapi rasanya ko masih belum mau menyerah begitu saja?

dan sekarang aku mulai bertanya2,

cukupkah mendasarkan sesuatu hanya pada satu hal yang bahkan masih belum pasti?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s