dapurkita


kakek moyangku seorang pejuang…

Ditulis dalam d' corner of my brain, nostalgila, special oleh yulia pada 10 November, 2009

kakek moyangku seorang pejuang…

lawan penjajah demi merdeka…

kalau saja yang namanya nasionalisme itu diukur dengan seberapa ingat kita pada hari2 bersejarah bangsa kita, mungkin aku termasuk orang yang memiliki rasa nasionalisme yang sangat rendah. karena aku sudah tidak hafal lagi hari2 bersejarah bangsa ini, kecuali mungkin hari kemerdekaan.

dan kayanya untuk hal yang satu ini aku ga sendirian. karena kulihat orang2 yang berfesbuk tidak seperti biasanya tidak terjadi gempa status hari pahlawan. semua menjalani hari2nya seperti biasa. termasuk saya. baru ngeh waktu akhirnya ngeliat statusnya nana di fesbuk dan iklan yang wara wiri di tipi.

dan tiba2 aja tadi si papah bercerita lagi tentang sejarah keluarga, tentang gimana dulu kakek jadi tentara PETA ikut berjuang waktu jaman kemerdekaan. dulu juga papah pernah cerita, nenek yang kecil mungil itupun ikut angkat senjata sebagai pasukan wanita. tapi yang paling lucu kurasa adalah waktu si papah cerita soal kakek buyut dari pihak nenek, yang dulunya ternyata adalah seorang polisi belanda. sempet agak kecewa juga pas denger cerita itu. karena ko ya  kakek moyangku pernah juga jadi bagian dari belanda.

tapi ternyata oh ternyata, kakekku itu memang penghianat, penghianat belanda maksudnya :p karena pada saat pecah perang, dia berbalik jadi melawan belanda sampai2 rumahnya dibakar sama belanda :D and that’s made me quite satisfied and proud for knowing  that my family still stand for this country, no matter how high the risk would be  :)

dan kupikir pasti ada banyak sekali teman2 lain yang kakek moyangnya pun sama2 berjuang demi memerdekakan bangsa ini dari penjajah.

hanya saja kadang rasanya sedih juga kalo ngeliat di tipi temen2 mahasiswa yang pada demo untuk satu hal yang ga jelas tujuannya, apalagi sampe bertindak anarkis. ngeliat bapak2 pejabat yang terus saja saling serang. ngeliat banyak sekali orang2 yang sudah berjasa bwat negara dari berbagai bidang, tapi penghargaan yang mereka dapatkan justru minim sekali. ngeliat bangsa ini sedikit2 mulai kolaps.

jadi berpikir, mungkin, mungkin saja, seandainya para pahlawan kita melihat negara ini, mungkin mereka akan bersedih hati. kemerdekaan yang mereka perjuangkan mati2an, akhirnya jadi berantakan oleh tangan kita sendiri.

ini hanya mungkin. aku juga ga tau.

karena kita ga bisa lagi mendengar apa pikiran mereka.

gamang

Ditulis dalam d' corner of my brain, learning.., nostalgila, personal oleh yulia pada 1 April, 2009

bwat orang yang pernah tinggal di jogja, pasti tau yang namanya selokan mataram. selokan ini bisa dibilang cukup terkenal juga di jogja. bahkan kadang dijadikan satu acuan untuk menuju ke suatu tempat. karena di samping selokan mataram ini ada jalan yang bisa dilalui dan itu cukup menyingkat waktu perjalanan. salah satunya adalah jalan yang menuju ke arah seturan dari jalan gejayan (jalan affandi sekarang). dan jujur setiap kali lewat situ aku selalu gamang, mungkin karena aku ga bisa berenang, jadi suka agak phobia kalo lewat situ, takut kalo2 terperosok ke selokan apalagi kalo lagi naik motor ;D

bicara soal selokan, dulu waktu aku masih kecil pernah ada satu kejadian yang melegenda banget di keluargaku. yaitu kejadian aku jatuh ke dalam got a.k.a selokan ;p

waktu itu masih sd kayanya. dan semua berawal oleh rasa penasaranku atas bibir selokan yang disemen di depan rumah. bibir selokan itu sempit pastinya. dibatasi oleh pagar dan sejumput halaman rumput yang dibatasi oleh trotoar. dan tempat itu sebetulnya sama sekali bukan tempat yang layak untuk dipakai sebagai jalur jalan. karena jelas didepan trotoar ada jalan yang cukup luas untuk dilalui dan bahkan cukup untuk lewat 2 buah mobil yang berpapasan.

tapi ya,, namanya juga anak2,, semakin sulit,, semakin menantang rasanya. apalagi beberapa temen2 main sering juga ada yang lewat situ. maka semakin penasaranlah diriku saat itu. waktu itu si mamah yang sudah melihat gelagat ga baik dari anaknya ini sudah dengan tegas mengingatkanku untuk tidak melakukan tindakan yang mengancam keamanan tersebut bahkan melarangku untuk dekat2 dengan selokan.

dan semua itu malah semakin membuatku merasa tertantang sampai akhirnya pada suatu hari aku memutuskan untuk : BERJALAN DI BIBIR SELOKAN!! ;p

langkah2 awal terasa sangat luar biasa dan aku mulai merasa pede, ternyata semua tidak semengerikan yang kubayangkan. dan tepat saat aku berpikir begitu,, saat itu juga LANGSUNG aku kepleset dan masuk ke selokan!!

si mamah yang ngedenger tangisanku waktu itu langsung ngangkut aku sambil ngomel2. dan hari itu aku langsung dapet kehormatan bwat mandi di WC!! (fyi: dulu di rumah dinas yang sebelumnya KM dan WC terletak dalam dua ruangan yang berbeda.) ;D dan kejadian ini selalu diceritakan kembali berulang2 sama kami berdua kalo kami sedang membahas kekeraskepalaanku hehe..

dan setelah hari itu apakah aku sudah trauma dan tidak mau jalan lagi di bibir selokan itu??nope! sama sekali tidak saudara2!!;D i still doin’ that thing!but with more carefull of course.

inti dari cerita ini adalah, sejak kejadian itu aku belajar untuk lebih berhati2 dalam berjalan. tidak hanya sekedar berjalan di bibir selokan, tapi juga dalam menghadapi persoalan sehari2. jika aku merasa jalan yang akan kulalui akan beresiko, maka aku akan menganalisanya terlebih dahulu. apa saja yang kubutuhkan untuk melewati jalan itu? perlukah aku melalui jalan itu? ato harus kutinggalkan saja? (makanya meta bilang aku orang yang selalu cari aman ;p) apa saja yang harus kuperhatikan? dan tetap berjalan dengan penuh kewaspadaan. meskipun pada akhirnya aku tetap terperosok, tapi paling tidak, kejadian itu kuusahakan untuk tidak terulang untuk selanjutnya.

salah satu hal yang sedang kujalani sekarang, tau2 aja mengingatkan aku akan kejadian terperosok dalam selokan ini. meskipun aku sudah memikirkannya bener2, sudah kuterima semua konsekuensinya dan aku jalani dengan penuh kesadaran, tetap saja, kadang rasa gamang itu masih juga muncul. kalo dibilang butuh diyakinkan, kurang apalagi? semua sudah sampai batas maksimalnya. mau dilepaskan tapi rasanya ko masih belum mau menyerah begitu saja?

dan sekarang aku mulai bertanya2,

cukupkah mendasarkan sesuatu hanya pada satu hal yang bahkan masih belum pasti?

sesame street

Ditulis dalam my fave, nostalgila, personal, special oleh yulia pada 13 September, 2008
Tags: , ,

mungkin beberapa orang familiar dengan yang namanya sesame street, acara yang dulu tayang hampir setiap hari di salah satu tv swasta yang baru tayang selama beberapa waktu. waktu itu acaranya masih berbahasa inggris dan isi acaranya adalah perkenalan tentang huruf dan angka yang disuguhkan secara menarik dengan menggunakan boneka2 tangan.

dulu saking sukanya sama acara ini, aku pasti selalu nangkring didepan tv tepat waktu, tidak telat barang semenitpun! dan menonton sampai bener2 abis, baru mengerjakan kegiatan lainnya. sampai2 waktu jadwal acaranya pindah ke jam 14, aku bela2in nonton dulu baru berangkat ngaji, meskipun harus terlambat beberapa menit :D

elmo, big bird, bert, ernie, cookie monster, kermit the frog, sampe oscar monster tempat sampah jadi temen2 hari2ku. cuma berhubung aku tinggal di kota kecilku tercinta, akses untuk mendapatkan item acara favoritku ini jadi terhambat berat. dan waktu itu kayanya barang2 kaya gitu bakal susah banget terjangkau sama si papah. alhasil, kecintaanku terhadap hal ini berhenti sampai di setia menonton dengan tepat waktu jadi ga ada yang kelewat.

diantara tokoh2 sesame street yang banyak itu, favoritku adalah si monster berwarna biru yang suka banget sama cookies, dan kalo dah makan cookies, wuiihh,, kalapnya bukan main!! (jadi teringat pada diri sendiri :D ).

dan tadi pas iseng2 surfing, aku nemuin video ini di youtube dan jadi ngakak2 sendiri sekaligus bernostalgia hehe,, lumayan bwat penghibur di jumat malam yang menyenangkan.

enjoy! :D

tentang pramuka

Ditulis dalam d' world, luv scene, nostalgila, temen2 oleh yulia pada 7 Agustus, 2008

abis ngobrol sama pipit dan ratih tentang pengalaman mereka waktu berpramuka ria. dan aku sebagai orang yang sangat minim pengalaman dengan pramuka, jadi pendengar baik yang sekali2 memberikan satu ato dua cerita tentang pengalaman berpramuka.

pramuka juga selalu bikin aku inget sama salah satu kaka angkatku. dan tanpa sadar dia selalu jadi image yang pertama aku inget tiap kali aku denger kata pramuka. semua tentangnya selalu berkisar tentang pramuka. since the 1st time i knew him, until the last he called me not so long ago heheh. i think ro2 will agree with me about this ;p

biacara tentang pramuka lagi, hal kedua yang aku inget adalah salah satu kaka kelasku yang aktif di pramuka dan osis waktu smp dulu, dan kebetulan orang yang kugebet tanpa sekalipun aku bisa sekedar menunjukkan kalo aku suka sama dia. anehnya hal ini bisa berlangsung selama 2 tahun, sejak aku masuk smp sampe dia lulus smp hehe,,

maklum dulu aku adalah anak kuper yang pemalu dan kebetulan ga punya temen di kelas, karena ada masalah sama salah satu petinggi kelas . begitu diinget2 sekarang, jadi geli juga ya?? kasian gitu jadinya sama aku yang waktu smp. waktu itu aku masih lugu2nya. apalagi waktu sd aku termasuk punya banyak temen karena rata2 temen sd ku adalah temenku dari kecil, maklum kami masuk sekolah punya perusahaan. makanya waktu smp kaget juga waktu melihat kejamnya dunia (halagh halagh,, dah berlebihan belum??;p). tanpa tau salahku, aku langsung dijauhin. tragisnya, berhubung aku ga punya temen dikelas, akhirnya aku main sama ro2 di kelasnya. eh, malah jadi tambah dijauhin. wah pokoknya sedih deh. makanya aku bilang, masa smpku adalah masa yang paling suram bwatku. kecuali masalah kaka seniorku itu ya??;D

tapi ya begitulah uniknya hidup. setelah kejadian smp itu, ada banyak hal yang terjadi yang bikin aku sering merasa tertakjub2 sendiri saat memandang lagi kebelakang. terutama soal kaka seniorku itu! gimana ceritanya??

rahasia

;)