dapurkita


TIME PASSES

Ditulis dalam d' corner of my brain, quote oleh yulia pada 14 November, 2009

TIME PASSES. EVEN WHEN IT SEEMS IMPOSSIBLE.

EVEN when each tick of the second hand aches

like the pulse of blood behind a bruise.

It passes unevenly,

in strange lurches and dragging lulls,

but pass it does.

Even for me.

 

new moon, the twilight series, chapter 4

beyonce-dissapear

Ditulis dalam luv scene, my fave, relationship, songs oleh yulia pada 11 November, 2009

If i beg and if i cry
Would it change the sky tonight
Will it give me sunlight
Should i wait for you to call
Is there any hope at all
Are you drifting by

When i think about it
I know that i was never held or even cared
The more i think about it
The less that i was able to share with you
I try to reach for you, i can almost feel you
You’re nearly here
And then you disappear
(disappear, disappear, disappear)
You disappear
(disappear, disappear, disappear)

And then i lie all by myself
I see your face, i hear your voice
My heart stays faithful
And time has come and time has passed
If it’s good it’s got to last
It feels so right

When i think about it
I know that i was never held or even cared
The more i think about it
The less that i was able to share with you
I try to reach for you, i can almost feel you
You’re nearly here
And then you disappear
(disappear, disappear, disappear)
You disappear
(disappear, disappear, disappear)
You, you disappear

I missed all the signs
One at a time you were ready
What did i know starting our lives
No my love, i’m ready to shine

When i think about it
I know that i was never held or even cared
The more i think about it
The less that i was able to share with you
I try to reach for you, i can almost feel you
You’re nearly here
And then you disappear
You disappear, you disappear
You disappear, disappear

n.b cuma lagu yang kusuka loh, jangan diartikan macam2 ya? (^ ^)

he’s just not that into you

Ditulis dalam learning.., luv scene, my fave, relationship, tentang perempuan oleh yulia pada 25 Agustus, 2009

so,

just watched this movie, and love it so much! makes me think lot of  things. i recomend  this  movie, and wanna share the thoughts also hoho

girls are taught a lot of stuff growing up:

if a guy punches you, he likes you.

never try to trim your own bangs

and someday, you will meet a wonderful guy and get your very own happy ending.

every movie we see, every story we’re told implores us to wait for it.

the third act twist:

the unexpected declaration of love.

the exception to the rule.

but sometimes we’re so focused on finding our happy ending,

we don’t learn how to read the signs.

how to tell the ones who want us from the ones who don’t.

the ones who’ll stay from the ones who’ll leave.

and maybe this happy ending doesn’t include a wonderful guy.

maybe it’s you…

on your own…

…picking up the pieces and starting over.

freeing yourself up for something better in the future.

maybe the happy ending is just…

moving on.

or maybe the happy ending is this:

knowing that through all the unreturned phone calls and broken hearts…

through all the blunders and misread signals…

through all the pain and embarrassment…

you never, ever gave up hope.”

*      taken from the movie he’s just not that into you

** wish that i’ll be the exception for someone…

…someday

:)



136 Incredible Coincidences-Vikas Khatri

Ditulis dalam daily, my fave oleh yulia pada 5 Agustus, 2009

jadi,

setelah menghabiskan 2 novelnya nora roberts, iseng2 buka lemari dan menemukan buku ini lagi. aku selalu suka sama model buku kaya gini, makanya minatku bwat baca ulang buku ini muncul lagi.

unik, dan menarik. buku ini nyeritain tentang hal – hal kecil yang ternyata kalo kita mo memperhatikan, bisa jadi satu hal yang luar biasa bwat direnungkan.

hmm,,tiba2 jadi inget, dulu ada seseorang yang bilang gini ke aku,

“tidak ada yang kebetulan di dunia ini yul, semua sudah diatur sedemikian rupa. pertemuan kita dulupun bukan suatu kebetulan, semua pasti ada maksudnya”

waktu itu aku terkesan banget sama kata2 pembukaan ini, cuma ironisnya kata2 pembukaan ini akhirnya membawa aku pada suatu berita yang bikin aku lumayan terpukul. dan ya semua berubah tidak seperti sebelumnya.

but eniwei,, buku ini lumayan menghibur ko bwat ngisi waktu luang hehe,,

enjoy! :D

n.b maaf ya ga dikasih gambar bukunya,,kompie lagi eror euy,,ntar cari aja ya :-p

n.b lagi kalo adayang punya referensi model buku gini,,kasih tau aku yaa?? :D

would u?

Ditulis dalam d' corner of my brain, luv scene, my fave, relationship, soul oleh yulia pada 2 Juli, 2009

I need to know what’s on your mind

I’ll let you know what’s on my mind
I wish they’ve made you portable
Then I’ll carry you around and round
I bet you’ll look good on me

Things won’t be the same without you

Would you be kind enough to remember,,

me

i_m_u

*taken from adelaide sky by adhitia sofyan

emansipasi

Ditulis dalam d' corner of my brain, learning.., my fave, tentang perempuan oleh yulia pada 12 Oktober, 2008
Tags: , , ,

sempet sharing sama salah satu temen dan dilanjutkan dengan sharing lebih jauh dengan teman yang lain (efek ber-YM! ria di malam hari :D ), dan jadi berpikir,

apa yang terjadi jika ada seorang perempuan yang mengajak seorang laki2 berkenalan lebih dulu?

kalo kita melihat di zaman apa kita hidup dan ditengah serunya isu emansipasi wanita sekarang, seharusnya siy itu adalah satu hal yang biasa saja. sekarangpun aku yakin ada beberapa laki2 yang beranggapan kalo itu adalah hal yang wajar. tapi tetep aja kan, masih ada paling ga 50% laki2 yang menganggap kalo itu (ngajak mereka kenalan lebih dulu) adalah satu hal yang ga wajar, dan bahkan tabu.

aku sendiri sebagai perempuan yang dibesarkan dengan tradisi jawa yang cukup kuat, tanpa sadar jadi membatasi diri juga. dan pada akhirnya berpengaruh pada pola pikirku ini. bahwa ada bagian2 dalam hubungan laki2 – perempuan dimana perempuan bisa ambil inisiatif untuk maju dan ada juga masanya perempuan duduk diam dan menanti.

masalahnya adalah, kalo perempuan ini sudah duduk diam dan menanti, ternyata laki2 itu ga ngeh juga gimana?

nah itu dia repotnya. :D
tinggal masalah gengsi. apakah perempuan ini mau menundukkan gengsinya sejenak dan bergerak maju dengan harapan laki2 itu tidak berpikir negatif atau mendapat resiko ditolak. atau tetap saja mempertahankan ego dan gengsi untuk kemudian pulang dengan tangan hampa?

itulah emansipasi, satu kata dengan makna yang megah, namun pada aplikasinya tetap saja terbatasi oleh pola pikir masing2 pemerannya.

jadi inget cerita tentang gajah. ini cerita favoritku, yang sering banget aku ceritain kalo lagi inget.

jadi, ada seekor anak gajah yang baru saja ditangkap. kakinya diikatkan ke bilah kayu yang ditanam di tanah. setiap kali anak gajah itu berusaha melarikan diri, kakinya pasti akan selalu tertahan oleh ikatan itu. semakin keras dia berusaha melepaskan diri, semakin keras ikatan itu menahannya dan semakin sakit kaki anak gajah itu jadinya. selama berbulan2 hingga tahun anak gajah itu mencoba. dan semakin lama anak gajah itu semakin kehilangan semangat untuk melepaskan diri. sampai akhirnya dia menjadi gajah dewasa, dan bilah kayu itu semakin lapuk. tapi masih saja dia tidak berani untuk melepaskan diri. karena pikiran bahwa bila dia melarikan diri kakinya akan menjadi sakit masih tertanam dalam pikirannya dan pada akhirnya tersimpan di alam bawah sadarnya.

kadang kita ga sadar bahwa yang membatasi kita adalah rasa takut kita sendiri. dan seringnya perempuan merasa takut akan hal2 yang ga penting. termasuk aku juga. hehe makanya setiap kali aku merasa takut, aku pasti akan selalu teringat cerita ini.

emanipasi mungkin harus dihadapi dengan lebih bijak lagi oleh para perempuan dimanapun dia berada. apapun latar belakangnya. sehingga semuanya tetap pada porsinya. tidak kurang sehingga langkah kita terbatasi, tapi juga tidak berlebih agar nantinya tidak memberikan efek buruk bagi perempuan itu sendiri.

bagaimanapun, bwat semua perempuan meskipun bukan hari kartini atau hari perempuan, tetap semangat!

karena kita bisa melakukan hal – hal yang tidak pernah kita duga sebelumnya

(^ ^)

sesame street

Ditulis dalam my fave, nostalgila, personal, special oleh yulia pada 13 September, 2008
Tags: , ,

mungkin beberapa orang familiar dengan yang namanya sesame street, acara yang dulu tayang hampir setiap hari di salah satu tv swasta yang baru tayang selama beberapa waktu. waktu itu acaranya masih berbahasa inggris dan isi acaranya adalah perkenalan tentang huruf dan angka yang disuguhkan secara menarik dengan menggunakan boneka2 tangan.

dulu saking sukanya sama acara ini, aku pasti selalu nangkring didepan tv tepat waktu, tidak telat barang semenitpun! dan menonton sampai bener2 abis, baru mengerjakan kegiatan lainnya. sampai2 waktu jadwal acaranya pindah ke jam 14, aku bela2in nonton dulu baru berangkat ngaji, meskipun harus terlambat beberapa menit :D

elmo, big bird, bert, ernie, cookie monster, kermit the frog, sampe oscar monster tempat sampah jadi temen2 hari2ku. cuma berhubung aku tinggal di kota kecilku tercinta, akses untuk mendapatkan item acara favoritku ini jadi terhambat berat. dan waktu itu kayanya barang2 kaya gitu bakal susah banget terjangkau sama si papah. alhasil, kecintaanku terhadap hal ini berhenti sampai di setia menonton dengan tepat waktu jadi ga ada yang kelewat.

diantara tokoh2 sesame street yang banyak itu, favoritku adalah si monster berwarna biru yang suka banget sama cookies, dan kalo dah makan cookies, wuiihh,, kalapnya bukan main!! (jadi teringat pada diri sendiri :D ).

dan tadi pas iseng2 surfing, aku nemuin video ini di youtube dan jadi ngakak2 sendiri sekaligus bernostalgia hehe,, lumayan bwat penghibur di jumat malam yang menyenangkan.

enjoy! :D

dangerously addicted!!

Ditulis dalam my fave, personal oleh yulia pada 2 Agustus, 2008

kata orang segala sesuatu yang berlebihan itu ga baik. beberapa buktinya adalah kalo orang minum obat lebih dari batas normal, maka dia bisa overdosis, dan kondisi terparah yang mungkin terjadi adalah dia bisa meninggal. kalo orang kebanyakan minuman beralkohol? sama juga ujung2nya juga bisa lewat.kalo orang terlalu sayang sama pasangannya? yang paling hilang akal bisa gila ato bunuh diri. dan masih banyak lagi hal2 ga baik yang diakibatkan sama sifat berlebih2an.

nah, sekarang apa hal terburuk bwat orang yang ketagihan buku? spesifiknya adalah komik. apakah dia bisa mengalami overdosis kaya orang make obat? ato dia jadi pemabuk atau mengidap penyakit berat kaya alkoholik? dan apakah dia bakal jadi gila?

jawabannya siy ga. efeknya ga kaya gitu ko. cuma ini juga ga kalah berbahaya. karena dia terancam keabisan uang!apalagi yang hobinya beli daripada minjem kaya aku.

uuughh!!!kalo abis liat rekening di atm, bawaannya jadi pucet karena semakin lama nominalnya semakin menipis, padahal masih ada sejuta keperluan lain yang jauh lebih penting bwat dibeli daripada bwat beli koleksi satu itu. masalahnya aku kayanya dah masuk ke katagori addicted parah! apalagi sejak kenal dengan beli via internet. hwa hwa tambah ga kekontrol aja. apalagi pilihannya komiknya lebih banyak. soalnya penerbit2 yang susah dicari ada disitu. seneng sekaligus sedih.

padahal kemaren dah bertekad untuk mengurangi pembelian komik mulai bulan depan. tapi ternyata tetep aja kalap waktu ngeliat komik!

huhu,, harus gimana ya bwat ngobatin addictedku ini?

:( (

soulmate?

Ditulis dalam luv scene, my fave, personal oleh yulia pada 16 Juni, 2008

baru nambah link ke blog sekalian buka dan baca. artikel yang sama ga tau kapan baca terakhirnya. dan masih juga terkesan dengan ceritanya, dan kata2 ini:

“Acara putus dan patah hati membuat gua capek.

Sometimes I wonder.
Maybe God gave us a ‘ticket’ to find your soulmate.
He is somewhere waiting for you at the airport.
Kita tidak pernah tahu berapa kali kita harus transit.
Kita tidak pernah tahu berapa kali kita harus mengalami patah hati.
Kita tidak pernah tahu kapan kita sampai.”

and it’s still makes me thinking…

… and wondering,, when this plane will arrive? arrive to the right destination. it’s still flying, i can’t see the destination yet. even to feel sure about the location…

just waiting…

… and waiting,, with patient,,

p.s: here’s the link http://istribawel.com/2005/05/ticket-to-find-your-soulmate.html

p.s2: sorry for the grammar ;p

warna-warni

Ditulis dalam d' world, learning.., my fave oleh yulia pada 5 Juni, 2008

 

hmm, moodku dalam 2 jam terakhir ini berganti2 dari mo nulis soal berita di kompas, ganti tentang judgemental, ganti tentang nostalgila dan akhirnya sekarang balik lagi soal berita di kompas. gimana bisa? semua saling berkaitan soalnya,

awalnya pengen bahas soal berita di kompas tentang pembangunan monumen peringatan kaum gay di jerman. trus karena masalah gay ini aku jadi kepikiran tentang persepsi masyarakat, dan hal ini bikin aku jadi inget sama satu lagu yang pernah dinyanyiin ulang sama band favoritku dulu jaman smp, yang judulnya don’t judge this book, tapi aku malah jadi bernostalgila dengan menyetel lagi vcd konser mereka dan ternyata aku kembali tersipu2 kaya anak abg hehe, makanya aku langsung surfing lagi cari2 berita tentang mereka. dan berita tentang salah satu personilnya yang digosipkan gay, bikin aku jadi keinget lagi sama berita di kompas itu.

hmm, bukannya aku setuju atau tidak setuju dengan adanya monumen itu ataupun dengan adanya kaum gay/lesbian.  untuk diriku sendiri aku menegaskan untuk tidak, karena agamaku dengan tegas menyatakan tidak boleh. dan aku sendiri juga sering mendengar tentang kaum nabi nuh, bukannya Allah sudah menunjukkan keputusanNya dengan tegas?

tapi sekali lagi, larangan itu hanya mengikat pada diri pribadiku sendiri, untuk orang lain? go ahead. semua adalah keputusan masing. bukannya setiap orang akan bertanggungjawab pada masa depannya masing2? bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat kelak? seandainya siapapun dia sudah memilih, maka dia harus menerima apapun konsekuensinya kelak.

tapi disini aku bukan mau membicarakan benar atau salah. karena menurutku tidak ada yang benar atau salah, masing2 punya alasan kenapa bisa setuju atau tidak dengan gay/ lesbian. yang aku pikirkan adalah, apa yang mereka rasakan? sering ya aku bertanya2, kenapa ada orang yang menjadi gay? apa alasannya? dan bagaimana perasaan mereka pada saat mereka menyadari kalau mereka adalah gay? bagaimana persepsi masyarakat disekitarnya? bagaimana pendapat keluarganya pada saat mereka mengakui “perbedaan” mereka? dan pada akhirnya aku jadi merasa simpati. karena bukan satu hal yang mudah bukan, untuk menjadi mereka?aku emang ga tau, tapi kurasa hampir sebagian besar orang berharap untuk menjadi normal kan? tapi apa yang terjadi seandainya kita mengalami suatu perubahan orientasi?

dulu satu waktu aku pernah membaca di beberapa tempat bahwa pada masa kecil, mengagumi teman sesama jenis adalah satu hal yang wajar. seperti aku suka melihat temenku yang cantik, pintar ataupun sabar. tapi ya seiring dengan berkembangnya usia, hal itu jadi hal yang biasa, bahkan mungkin berubah menjadi dalam sebagai sayang terhadap saudara. jadi kupikir bukan menjadi satu indikasi berubahnya orientasi. dan di tempa lain kubaca bahwa hal ini bisa berubah dengan jalan menikah. tapi bisakah? sedang beberapa kali kubaca, beberapa tetap menjadi gay meskipun sudah menikah? dan bagaimana dengan yang menjadi gay karena traumatik?

yah aku bukan psikolog dan juga ga pantes untuk menentukan benar atau salah. sekali lagi aku bukannya menyetujui gay, tapi ya aku simpati dengan mereka. mungkin tidak hanya mereka tapi siapa saja. semua berhak untuk hidup sesuai dengan jalan hidup yang dipilihnya. asalkan semua bisa hidup berdampingan dengan damai, bukankah itu jauh lebih baik?

i’m dreaming of a peacefull world, can i have one? 

Halaman Berikutnya »