sempurna?
jadi,,
malem ini ceritanya mengulang lagu yang sama lagi berkali2, dan tau2 kesadar ada lirik seperti ini:
Ku takkan pernah merasakanmu
Bila kau tak di sini
oh..
dan langsung jadi keinget sama satu teoriku sendiri yang kadang masih bikin aku bingung sendiri. bukan bingung fatal ko, lebih ke bingung gimana ya cara nyampein maksudku?
jadi gini pasti kita dah kenal banget sama istilah “tidak ada seorangpun yang sempurna” ato biar lebih mentereng “nobody’s perfect”
hmm,, bukannya salah siy pendapat ini. cuma apa ya? aku pernah berpikir dan sampe pada satu kesimpulan bahwa sebenarnya
setiap orang itu sempurna adanya.
semua sudah diciptakan oleh Nya sesempurna mungkin. setiap kekurangan dan kelebihan yang dimiliki setiap hambaNya sudah diperhitungkan dengan serinci2nya dengan hitungan yang tidak akan pernah masuk ke akal manusia. dan pada akhirnya memberikan setiap peran yang berbeda untuk masing2 personil. makanya tidak pernah ada orang yang diciptakan persis sama. semua punya keistimewaan masing2. bahkan saudara2 kita yang memiliki kekurangan fisik sekalipun, mereka sempurna untuk peran mereka kelak. hanya saja kita tidak tahu, kemana jalan nasib akan membawa kita kelak. itu saja. semua indah diMataNya. itu, keyakinanku.
kalo masih juga kita mau cari dimana letak ketidaksempurnaan kita. kurasa lebih tepat bagian yang belum sempurna dari kita adalah mental kita. hati dan akal kita. itu, yang masih juga mudah berubah2. tinggal tergantung bagaimana kita ingin membentuknya. makanya kalo dipikir2 iblis tidak pernah mengganggu kita secara fisik (bener ga ya??mmm,,). tapi pasti mereka menggoda kita secara mental. karena hanya itu yang masih juga belum stabil. dan mungkin susah juga ya kalo ingin menjadikannya sempurna. tapi ya itulah, ketidaksempurnaan itu yang justru bikin dunia berwarna. iya kan??
jadi sekali lagi, ini cuma pikiranku.
physically everybody’s perfect. mentally? nobody’s perfect.
begitulah, apakah maksudku sudah tersampaikan?
aku juga ga tau. semoga aku menyampaikannya secara benar
*mendengarkan lagi lagu jangan kau lepas*
di/pada 31 Desember, 2008 di/pada 11:50 am
sempurna karena ketidaksempurnaan…
di/pada 10 Januari, 2009 di/pada 9:40 am
Samlekum!!mba yulia,,,miss u…
mampir2 blogku yah?? ^_^
btw untuk kesempurnaan,aku lebi setuju bahwa setiap manusia diciptakan sempurna untuk segi fisik yang kita liat secara kasat mata itu selalu menjadi rahasia ALLAH,terkadang memang fisik tidak semprna (menurut manusia),tapi mental,rohani dan keimanan menjadi penyempurnanya!!!
di/pada 13 Januari, 2009 di/pada 9:06 pm
hehe iya
di/pada 21 Januari, 2009 di/pada 10:25 pm
being perfect?? it suck sis…
kesempurnaan ga memberi peluang kreatifitas untuk eksis…
untuk menang melawan “hidup” [menurut kakak] bukan kesempurnaan yang di butuhkan, tapi kreatifitas…
di/pada 1 Februari, 2009 di/pada 7:58 am
loo katanya no body perfect
di/pada 22 Februari, 2009 di/pada 9:00 am
pesen mendoan satu piring bu! gak pake cepet ya!
di/pada 22 Februari, 2009 di/pada 10:25 pm
@lufty: disini bukan warung mendoan mang!!hakhakhakhakhakhak kalo mo mendoan mampir atuh ke cilacap,, ntar saya antar ;p